RSS

Pages

 
 
Everybody's looking for that somethingOne thing that makes it all complete... sepenggal syair dari lagunya westlife, yang aku jadikan judul catatanku....
hmm yang artinya semua orang mencari sesuatu yang sempurnakan hidup.

Kalau ngomongin soal sayap...pasti berhubungan dengan terbang.
Sayap itu mesti sepasang kah ? Kalau hanya ada 1, kira2 bisa terbang gak ya ?
Tapi Allah Maha Pencipta, sudah menciptakan sedemikian indahnya kepada makhluk Nya.

* mood tiba-tiba hilang...karena ternyata nyamuk mulai menggoda ku dan tanganku malah sibuk usap sana,usap sini
we laaah yaa sudah.....markibo sajaaaa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sawang Sinawang

 
Ada peribahasa yang bilang " Rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri "artinya apa yang dimiliki oleh orang lain, biasanya terlihat lebih indah (lebih baik) dari apa yang kita miliki. Ada lagi pepatah Jawa,"Urip iku sawang sinawang” begitu kata bijak yang sering saya dengar ketika tumbuh berkembang bersama tradisi Jawa. Kurang lebih jika dialih bahasakan,” Hidup itu tergantung bagaimana kita melihat”. Dalam hidup kadang kita terjebak dalam pandangan kehidupan orang lain “LEBIH BAIK” daripada yang kita miliki.. mengapa?
Sama halnya dalam perjalanan 12 tahun hidupku yang single fighter. Luar biasa aku melalui nya. Hanya karena kekuatanNya aku bisa tegar dan bertahan dalam kondisi luar biasa.
Ada kalanya aku lihat orang lain dengan keluarga yang lengkap,komplit dengan materi fisik,finansial terpenuhi. Ada kalanya mataku terpesona dengan kemesraan,keakraban,kebahagiaan pasutri yang rasa-rasanya bener-bener hidup ini nikmat. Kadang aku juga melihat orang lain dengan kedudukan jabatan, harta, kekuasaan yang waah....hebat nya . Kadang melihat bagaimana anak2 nya dibahagiakan, dipenuhi dengan segala fasilitas dan kesempatan yang lebih oleh ayah bundanya,rasanya seneeng aja. Belum lagi kalau anak2nya bisa diajak berjalan-jalan kemaaannnaa ajaa...wah seneng deh ngeliatnya. Walau ujung-ujungnya aku juga jadi melas, mesake anak2ku karena aku tak bisa memberinya lebih.
Tidak menutup mata,telinga juga saat aku ikut berbahagia,bangga dengan temen-temen suamiku di TNI AU yang sudah mendapat amanah mjd pimpinan di lingkup TNI AU, ada yang tergolong perwira menengah, ada juga perwira tinggi. Seneng dan bahagia. Namun sisi hatiku yang lain merasa sedih.....yaa itu tadi aku suka terjebak dengan sebuah pandangan yang akhirnya jadi emosional juga...jadi sedih banget rasanya. Aku gak tahu adakah orang yang bisa merasakan rasa itu di hatiku ? Hahhaaaa gak ada kali. Tapi tak mengapa, aku hanya bisa mengungkapkan rasa ini melalui barisan kata saja. Jadi yang ada aku kembali berandai andai lagiiii deh.
Kalau saja ada dia, mungkinkah aku juga akan seperti mereka ?
Kalau saja ada dia, mungkin kondisiku tak seperti sekarang ?
YA kalau iya....kalau nggak ? Jiaaah siapa yang tahu apa yang bakal terjadi ? Karena semua sudah ada skenarionya kan ?
Agh cape deh kalau mikir dan mikir hal-hal yang sudah tak mungkin hidup lagi. Sia-sia kan ?
Tapi yaa itu, kudu belajar memanage hati ini lebih tertata lagi. Tidak mudah, karena semua yang ada disekitarku terlihat, terdengar ......
Yaah sudah lah...hidup itu memang ber"seni" , namanya juga manusia...jadi hal yang lumrah kali yaa kalau ada jurus sawang sinawang hihiiiii asal tidak membuat hidup mendadak berhenti seketika dan  tidak menjadi penyakit hati. Na'udzu billahi mindzalik.
Ada baiknya kali yaa,aku  ambil sisi positif dan menghargai,menerima kenyataan atas kondisi diri saat ini. Iyaa emang semua perlu proses, tidak sakdet maknyet langsung bisa menerima.
Yaah ikut merasakan kebahagiaan teman teman suamiku juga akan membuat diri menjadi bahagia dan bersyukur. Memang aku hanya ditakdirkan sebagai penikmat saja....
Juga ikut merasakan kebahagian atas temen-temenku yang utuh dengan belahan jiwanya mengarungi bahtera rumah tangga nya, penuh dengan cinta bahagia selalu. Memang aku harus menerima dengan ikhlas bahwa i'm single and happy.
Belum lagi temen-temenku yang sukses dengan kariernya, punya keluarga yang lengkap dan sudah jadi deh pokoknya.
Sesaat melihat diriku...oooo Ooow, kenapa jadi begini ? Gitu aja ujung2nya.
Seharusnya banyak hal yang bisa aku syukuri dalam hidupku....ada banyak hal yang aku dapatkan. Semoga aku bisa istiqomah dengan ketegaran dan semangat hidupku untuk 2 bidadariku yang amazing dan buat Mama Papa ku yang luar biasa, aku gak tahu apa jadinya tanpa Mama Papa dalam hidup ku ini. Semua harus dilalui......yaah optimis....menjemput rejeki. Optimis dan never give up.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Temanku itu namanya Gadget

 
Ckckckk.....dimana-mana orang pada bawa benda kecilnya. Eh..salah deng...ada juga yang gede se kotak snack ku hahhaaa didekep dekep. Sejauh mata memandang di beberapa tempat yang kebetulan pas aku melewati dan duduk manis, kok yaaa pada pegang gadget ya. Di kampus, nah tuuh mahasiswa juga pada bawa gadget dari yang sederhana sampai yang canggih'e pwol. Terus ada juga tuh mahasiswa yang duduk berkelompok tapi semua pada mengheningkan cipta, lucu yaaa. Duduk bersama tapi beda dunianya. Eh ada juga yang PD abis jalan sendirian dengan manggut2. ooo dia pake earphone dengerin lagu kali ya ? Di bawah pohon tuh, ada yang gayanya kalau di foto keren kaya foto model, tapi kenapa ya dia ngomong sendiri dengan ekspresi wajah yang rada kusut ? Hehehe ternyata dia lagi ngobrol sama entah siapa nya via handsfree. Olalalaa ada-ada aja yaa.

Saat aku beralih ke Rumah makan,ada sebuah meja yang isinya sepertinya keluarga lengkap ya, lengkap deh ada bapak,ibu, anak, tante, om , opa , oma, kok ya pada pegang gadgetnya. Hi hi hiii lucu banget, yang opa oma sibuk juga motretin cucu2 nya. Yang cucu2 nya juga sibuk sama game mereka yg ada di gadget. Bapaknya lagi heboh telepon kali sama rekanan bisnisnya ya ? Mama nya yang nampaknya kaum sosialita mesem-mesem sendiri...kalau aku tebak sih lagi chit chat kali ya di FB apa di Whatsapp ? Hebat hebat yaaa.....

Lewat lagi niie di Bank. Karena antre yang duduk ikutan nunggu panggilan nomer antrian. Tengok kanan, mbaknya lagi ngetik2 (gak begitu kelihatan dia ngetik apa ) Trus tengok kiri, yeah kok mbaknya juga lagi sibuk ya jari jemari nya. Aku binguung mau ngobrol sama siapa. Yaah wes ikutan deh ngeluarin buku..wek..buku...bukan HP. Akhirnya tenggelam dalam barisan kata.

Nah pas lagi di perempatan bangjo, dari dalam mobil, aku denger suara orang sedang bicara. Aku melirik ke kananku, hiiy mas nya ngomong dewe batinku. Penasaran juga,aku tengok aja ke kanan, lhah jebulane HP ne di jepit di antara helm dan telinga. Yaaa ampyuuuun.........kayak gak ada tempat dan waktu ya ?

Lalu aku silahturahim ke rumah temen. Trus dia mengeluh,
A : "Aduuh mbak..anakku niie lho betah banget di kamar, gak mau keluar kamar. Makan aja sampai di kamar. "
Lalu aku tanya, " Lhah emang dikamar ada apa ? Kok dia sampai betah "
A : " Yaa itu dia main games mbak.Wes belajar,main diluar kamar sudah sedikit sekali waktunya"
Aku : " Oya ? Kenapa kamu ijinkan ?"
A : "Abis dia janji,kalau udah ada gadget yg dia pengenin,dia mau rajin belajar mbak."

Wooooo batinku....aku juga nggak tahu mau bilang apa.

Setiba di istanaku....Yeeeeaaah.....kok sepi yaa,anak2 dan bapaknya pada kemana yaaa ?
Hmm ternyata o ternyata di kamar masing2 pada sibuk ama notebook nya. Waaalaaaaah........leemees deh aku.

Sekedar cerita temen yang aku tuangkan dalam catatanku di sore-sore

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sendiri diantara berdua part 2


Tertarik banget deh baca buku catatan ibunya sahabatku....
Mamanya temenku ini rajin sekali menulis apa yang beliau rasakan. Baik itu seneng, sedih, susah, bahagia atau hal yang lucu dan aneh pun beliau menulisnya dengan menarik.
Aku sempet bilan sama sahabatku...."Kok kamu beda sama mama mu...? Mama mu suka menulis. Kamu...hahahaaaa males banget."
Terus kata sahabatku....."Ya iyalah harus beda,biar variatif.Dah sanaaa baca lagiii....tapi gak usah pake mewek miwik lho yaaa."

Heheheeee.....Akhirnya aku lanjut dan kali ini aku membacanya nggak urut, aku tertarik dengan tulisan yang berjudul

"Adakah yang mau denganku ? "

Seneng kali yaa,kalau ada mas. Ada yang muji masakanku, ada yang njahilin kalau aku lagi kerja. Ada yang negur aku, ada yang ngingetin aku dikala aku loss kontrol. Ada yang peluk peluk aku saat aku meraa sepi. Ada yang cium keningku agar aku semangat. Ada yang jadi tempat sharing aku untuk bekerja sama mendidik-mengajarkan dan membimbing anak-anak. Hi hiiii kalau ngeliat temen-temenku yang berpasang-pasangan jadi iri campur sebel. Kenapaa masku kok pulang nya lebih awal. huuh jadi buat bete. Kalau udah gini, bingung deh..mau jalan sama siapa ? Mau nonton sama siapa ? Akhirnya jalan jalan tak jelas arah tujuannya deh........melaju diatas jakan raya...mendengarkan alunan musik dan tetep bingung mau kemana ?
Seumur-umur setelah menikah, belum pernah makan sendirian, bener bener sendirian. Awalnya sih gak PD, tapi lama kelamaan biasa juga tuh. Makan lotek teteg sendiri...padahal yang lain berdua,bertiga...hahhahaa kalau aku bersatu.
Makan bakso yaa sendiri juga.
Belanja ya sendiri juga.....kadang pengen sih ngajak temen, cuman eranya kan udah beda. Temen-temenku itu udah pada punya acara terjadwal, kalau aku bisa,ntar giliran temen-temenku yang nggak bisa. Atau sebaliknya. Yah sudahlah....dinikmati aja. Alhamdulillah aku bisa mengemudikan mobil, naik motor, naik  sepeda hahhaaaa otopet juga bisa , tapi ogaaah ahn ntar anak2 pada komentar "Mamaaaa, bukan waktunya mama naik otopet" hi hiiiiiii

Sampai pada waktu yang sudah diatur Tuhan, entah kenapa aku ketemu dengan temen lama. Huu lamanya pake banget. Teman SMA, hehehee gak tahu kenapa emang dia yang aku taksir pertamakali duluuu banget. Beneran. Cuman yaa itu ketika itu aku masih lugu, nggak tahu deh gimana caranya kalau seneng sama lawan jenis hahhaaaaa.
Ajaib yaa tiba-tiba bisa ketemu.

Senengnya ketemu dengan temen lamaku, wah susah deh rasa bahagianya aku tulis dikertas. Kita cerita banyaaaak banget ttg kenapa dulu cuek ? Kenapa dulu Jaim, kenapa dulu jutek hahhaaaa....lucu deh. Termasuk surat-suratnya yang tak pernah sampai padaku dan aku baru tahuuu ketika kami bercerita. Selang beberapa waktu kemudian, rasa bahagiaku berubah deh jadi sedih. Kenapa yaa aku ketemu disaat temenku sudah aa di fase yang sempurna menurutku. Sempurna karena ada istri yang cantik dan pintar, ada anak2 nya yang hebat, ada status sosial yang tinggi, ada karir dan jabatan yang mjd amanah. Wow kereeen, seneng banget rasanya tahu kebahagiaan dan kesuksesan temenku ini. Rasa sedih ku, jelas aku simpan dalam hati....tak kan kubiarkan siapa pun tahu. Aku bisa kok menutupinya.
Kadang pikiranku suka membayangkan keluarganya yang bahagia.....heheeee lalu aku membayangkan juga jika mas ku ada di sini..didekat kau dan anak-anak.....mungkin aku tidak akan seperti sekarang ya ?
Agh....bayangan2 ku itu selalu saja menganggu. Biarlah....kita temenan..bersahabat....kita sudah punya jalan sendiri-sendiri. Aku menghibur diriku. Adalah harapan yang terlalu tinggi, saat aku berharap dia ada di sini bersama ku dan anak2 sepanjang hayat. Bukan...dia bukan milikku...hehehheeee lalu aku berpikir. Siapa yaa yang mau denganku ? Wkwkwkwk..........Hush...batinku bilang, jalani saja hidupmu .....jalani saja kesendirianmu..hingga akhir nya Allah akan mempertemukan dengannya di waktu yang terbaik.....Gak perlu deh kamu membayangkan sesuatu yang bukan menjadi milikmu....Okey..?"

"Heeeiiiiii eriiina....yaa ampuuun kamu itu yaaa,dipanggil berkali2 nggak berasa ya ?" kata sahabatku
"Eh..maaf....emang aku nggak denger." ini lhoo terharu baca tulisan mama mu ..niiie...kamu lihat, bagaimana mama mu menjalani hari2 dan membunuh perasaan sedihnya sendiri tanpa ingin ada orang lain termasuk anak-anaknya tahu lho ? " Hebat yaa mama mu.
"Iyaa..mamaku luar biasa.Udah agh..yukk makan dulu, jangan buat aku sedih yaa ...please deh, kamu simpan buku mama ditempat yang baik dan benar. Itu adalah catatan kehidupannya yang bisa menjadi cerita buat anak cucunya."

Eits....juga hikmah buat sahabat anaknya.Iyaa kan......

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Sendiri diantara berdua part 1

 
Hari ini lagi beberes bantu-bantu sepupuku...
Yups dia lagi beberes barang2 ya ada buku, majalah, pernak pernik mamanya yang baru saja tiada.
Nah ceritanya, aku nemu buku baguus banget covernya....kalem warna nya..dan gambarnya abstrak. Penasaran juga ada isinya apa nggak ya, siapa tahu kosong jadi bisa aku minta buat aku hehheeee ? Eh pas aku buka, oow ada isinya. Baguus deh tulisan tante ku .....
Aku tulis aja di catatanku.... Ni yaaa...

"Sepi banget hati ini"
Entah kenapa yaaa, kadang suka ada perasaan merasa sepi ditengah keramaian.
Entah kenapa juga hari ini aku sibuk, tapi kok yaa ngerasa sepi banget ya. Padahal tadi di kampus ketemu dengan temen2 dosen. Ketemu dengan mahasiswa2 ku yang hebat. Lalu keluar dari kampus, aku ketemu juga dengan temen2 kerja, pada bercanda canda, tapi kok yaa tetep merasa sepi yaa.
Aduuuh kenapa siieh. Di mobil emang jadi makin sepi nyenyet saat aku mengemudi. Tapi aku membuat suasana di mobil rame dan berisik dengan volume musik di tape mobil

"Sendiri itu bukan mauku"

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0